Burung dengan Empat Sayap.

Flits adalah seekor burung kecil yang berbeda dari semua burung lainnya. Dia memiliki empat sayap daripada dua. Ketika Flits lahir, orang-orang pikir dia tidak akan pernah bisa terbang. Sayapnya terlalu berat dan kikuk. Orangtuanya mencoba menghiburnya dan mengatakan bahwa dia istimewa, tetapi Flits hanya ingin menjadi seperti burung lainnya. Dia ingin terbang di udara dan merasakan angin.

Flits memutuskan untuk belajar terbang, seberat apa pun itu. Dia berlatih setiap hari, dari pagi hingga malam. Dia melompat dari cabang ke cabang, mengibaskan sayapnya, dan mencoba untuk naik. Tetapi dia tidak berhasil. Dia terus jatuh ke bawah. Burung lain menertawakannya dan menyebutnya gagal. Flits merasa sedih dan marah, tetapi dia tidak menyerah. Dia tahu dia bisa jika dia cukup berusaha.

Suatu hari, saat Flits sedang berlatih, ada yang aneh terjadi. Dia merasakan tarikan pada sayapnya. Dia melihat ke atas dan melihat elang besar melayang di atasnya. Elang itu memperhatikan Flits dan menjadi penasaran. Dia belum pernah melihat burung dengan empat sayap dan memutuskan untuk membantu Flits. Dia berkata kepada Flits: "Kamu punya hadiah istimewa, nak. Kamu punya empat sayap, sementara kebanyakan burung hanya memiliki dua. Kamu tidak boleh melihatnya sebagai beban, tetapi sebagai sesuatu yang baik. Kamu bisa terbang lebih cepat dan lebih tinggi dari siapa pun, jika kamu belajar cara menggunakannya."

Elang itu mengajari Flits cara menggerakkan sayapnya secara bersamaan untuk menggunakannya dengan baik. Dia mengajarkannya untuk lepas landas, melayang, menyelam, berputar, dan mendarat. Dia mengajarkannya cara menggunakan angin untuk terbang lebih cepat. Dia mengajarkannya untuk menjaga keseimbangan dan mengatur kekuatannya. Flits mendengarkan dengan penuh perhatian dan mengikuti petunjuk dari elang itu. Dia berlatih dan berlatih dan berlatih. Dan perlahan-lahan tapi pasti dia mulai terbang.

Flits sangat bahagia. Dia akhirnya bisa melakukan apa yang selalu dia inginkan. Dia bisa terbang di udara dan merasakan angin. Dia bisa melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Dia merasa bebas dan bahagia. Dia berterima kasih kepada elang atas bantuannya dan bertanya apakah mereka bisa menjadi teman. Elang itu setuju dan mengatakan bahwa dia bangga pada Flits. Dia mengatakan bahwa Flits adalah burung yang unik dan berani. Dia mengatakan bahwa Flits membanggakan namanya.

Flits terbang kembali ke sarangnya, di mana orangtuanya menunggunya. Mereka terkejut dan bahagia saat melihat Flits bisa terbang. Mereka memeluknya dan mengucapkan selamat padanya. Mereka mengatakan bahwa mereka mencintainya dan bangga padanya. Flits menceritakan kepada mereka tentang elang dan bagaimana dia telah membantunya. Dia mengatakan bahwa dia telah membuat teman baru dan bahwa dia bahagia.

Esok harinya, ketika Flits pergi terbang lagi, dia bertemu dengan burung lain yang pernah menertawakannya. Mereka terkejut melihat Flits. Mereka tidak bisa percaya bahwa dia bisa terbang. Mereka melihatnya terbang lebih cepat dan lebih tinggi dari mereka. Mereka melihatnya melakukan trik di udara. Mereka melihat bahwa dia bersenang-senang. Mereka iri dan malu. Mereka menyadari bahwa mereka telah menilai Flits secara salah. Mereka menyadari bahwa mereka telah meremehkan Flits. Mereka menyadari bahwa mereka telah menyakiti Flits.

Mereka terbang mendekati Flits dan meminta maaf. Mereka mengatakan bahwa mereka menyesal atas perilaku mereka. Mereka mengatakan bahwa mereka mengagumi dan menghormati Flits. Mereka mengatakan bahwa mereka ingin memberi selamat dan memberi pujian pada Flits. Mereka mengatakan bahwa mereka ingin bermain dengan Flits. Flits terkejut dan bingung. Dia tidak tahu apa yang harus dia katakan. Dia melihat ke elang, yang terbang di sampingnya. Elang itu mengangguk dan tersenyum. Dia berkata kepada Flits: "Itu terserah kamu, nak. Kamu bisa memilih untuk memaafkan dan menerima mereka. Banggakanlah siapa dirimu. Selalu bahagia dengan apa yang kamu miliki. Kamu memiliki empat sayap, dan itu membuatmu istimewa."

Flits memikirkan apa yang dikatakan oleh elang. Dia memutuskan untuk memaafkan dan menerima burung lain. Dia memutuskan untuk bermain dan berbagi dengan mereka. Dia memutuskan untuk menjadi ramah dan baik. Dia memutuskan untuk menjadi dirinya sendiri. Dia memutuskan untuk bangga pada dirinya sendiri. Dia memutuskan untuk bahagia dengan apa yang dia miliki. Dia memiliki empat sayap, dan itu membuatnya istimewa.

Dan begitulah Flits hidup bahagia selamanya, bersama teman-temannya, keluarganya, dan mentornya. Dia terbang di udara, dengan senyum di wajahnya dan lagu di hatinya. Dia adalah burung kecil dengan empat sayap, dan dia bahagia.